Ketahui 18 Istilah Deposito Dan Pengertianya

Deposito pernahkah anda tertarik untuk melakukannya dan menambahkan keuntungan dari uang yang anda tabung? Jika anda tertarik melakukannya, maka anda tidak boleh melewatkan informasi terkait deposito apapun itu jenisnya. Tidak cukup anda hanya mengetahui berapa besar setoran minimal dan suku bunga.

Tidak juga akan menjadi lebih berarti, jika anda hanya tahu masa waktu deposito dilakukan. Pada dunia perbankan, ada sangat banyak istilah-istilah deposito dan pengertiannya yang wajib anda ketahui. Jika anda mengetahui seluruh istilah dan pengertiannya, maka anda dapat dengan mudah memahami bagaimana prosed deposito bekerja dan bagaiman uang anda dapat diinvestasikan.

Lalu apa yang sebaiknya anda ketahui dari deposito? Tentu seperti yang disebutkan adalah anda harus mengetahui seluruh istilah yang digunakan dalam deposito dan artinya. Bagaimana jika anda belum pernah mengetahui istilah-istilah tersebut?

Tenang saja, pada bagian di bawah ini akan dijelaskan seluruh istilah yang digunakan dalam dunia deposito. Pahami seluruh istilah tersebut beserta arti dan konteks penggunaannya. Sehingga anda dapat melakukan deposito dengan pemahaman yang tepat.

18 Istilah dalam Dunia Deposito Beserta Pengertiannya

Anda perlu mengetahui apa saja istilah yang digunakan dalam dunia deposito. Akan tetapi, sebelumnya mungkin anda tidak mengetahui di mana bisa mempelajari istilah ini selain melalui ilmu di zaman perkuliahan.

Namun pada bagian berikut anda bisa mempelajarinya melalui penjelasan lengkap serta pengertiannya. Simak penjelasannya dan semoga informasi ini bermanfaat untuk anda yang tertarik melakukan deposito.

  1. Deposito

Istilah yang digunakan untuk menamakan produk perbankan yang layaknya seperti menabung dengan jumlah uang tertentu, dilakukan rutin dalam jangka waktu tertentu. Hanya saja tabungan ini tidak dapat ditarik sesuka hati dan akan dapat diambil setelah jangka waktu habis bersama sejumlah imbalan dari suku bunga yang diputuskan.

  1. Tier

Istilah yang menjelaskan besar setoran minimal yang perlu anda bayarkan setiap bulannya. Setoran minimal ini harus anda masukkan ke rekening deposito anda. Uang inilah yang akan diinvestasikan dalam dunia deposito. Istilah lainnya dari tier adalah uang pokok.

  1. Tenor

Selanjutnya, ada juga istilah tenor yang menjelaskan mengenai lama jangka waktu anda harus melakukan deposito. Setelah masa tenor ini lewat, barulah uang deposito anda dapat dicairkan.

  1. Sisa Tabungan

Ada jenis deposito berjangka jarang, yang menyebabkan penggunaan istilah sisa tabungan. Istilah ini menjelaskan berapa jumlah uang yang tersisa di rekening anda setelah sebagian berhasil dicairkan.

  1. Suku Bunga

Berbeda lagi dengan suku bunga deposito yang akan anda dapatkan dari deposito yang anda lakukan. Bunga ini bersifat juga seperti imbalan dari investasi yang dilakukan dengan menggunakan uang anda. Semakin besar suku bunga, semakin besar juga keuntungan yang akan anda dapatkan.

  1. Bunga Prosentase Tahunan (BPT) Deposito

BPT deposito adalah sejenis imbalan juga layaknya suku bunga. Perbedaannya adalah bunga ini diberikan angka persentasenya dalam satu tahun. Jika BPT deposito anda tertulis 6%, maka anda akan menerima 6% dari jumlah uang yang anda depositokan.

  1. Institusi Keuangan

Terkadang muncul juga istilah mengenai institusi keuangan. Istilah ini digunakan untuk merujuk berbagai perusahaan dan lembaga di mana terjadi transaksi keuangan. Misalnya adalah seperti bank.

Advertisement
  1. Roll Over

Jika anda sudah melewati jangka waktu deposito atau tenor, maka ada program deposito yang menggunakan istilah roll over. Artinya, deposito kembali dimulai dari awal. Program ini dibagi menjadi dua jenis, dengan istilah yang berbeda dan akan dijelaskan di bagian berikutnya.

  1. Automatic Roll Over (ARO)

Jenis roll over yang pertama adalah automatic roll over atau ARO. Anda dapat secara otomatis memulai kembali deposito setelah tenornya selesai. Seperti di awal masa pengajuan, anda akan memulai kembali proses deposito dengan bunga yang tepat.

  1. Automatic Roll Over + (ARO+)

Berbeda dengan ARO+, program ini juga secara otomatis akan memulai kembali deposito anda setelah masa tenornya habis. Perbedaannya terletak pada besar bunga deposito yang meningkat karena kelebihan dari program ini.

  1. Deposito Berjangka

Jenis deposito berjangka adalah deposito yang tidak bisa dicairkan hingga jangka waktu tenor anda sudah selesai. Perbedaan lainnya juga ditunjukkan melalui jenis deposito yang tidak dapat diperdagangkan untuk menghasilkan keuntungan.

  1. Sertifikat Deposito

Berikut adalah jenis deposito yang bisa diperjualbelikan. Sertifikat ini yang kepemilikannya memungkinkan pemilik untuk mencairkan uang deposito. Jadi berbeda dengan jenis sertifikat sebelumnya yaitu deposito berjangka.

  1. Deposito On Call

Lain lagi dengan jenis deposito ini yang memungkinkan anda untuk untuk melakukan pencairan setelah menghubungi pihak bank. Pencairan hanya dapat dilakukan setelah ada komunikasi antara nasabah dan pihak bank.

  1. Bilyet Deposito

Istilah bilyet deposito digunakan untuk menjelaskan surat yang menyatakan kepemilikan dari tabungan depostio yang dimiliki. Jadi sebagai pemilik dana, anda akan mendapatkan jaminan berupa kepemilikan melalui surat.

  1. Deposan

Nasabah yang melakukan deposito disebut sebagai deposan. Atau dengan kata lain, jika anda yang melakukan deposito maka anda adalah seorang deposan. Deposan tidak harus individu, bisa juga berupa perusahaan dan gabungan individu.

  1. LPS (Lembaga Penjamin Simpanan)

Ketahui bahwa deposito yang aman adalah yang instansi keuangannya dijamin oleh LPS. Biasanya nilai suku bunga deposito yang terlalu tinggi ditawarkan oleh instansi yang tidak dijamin oleh LPS ini. Jadi sangat beresiko bangkrut dan kehilangan dana.

  1. Inflasi

Waspadai adanya inflasi pada deposito jangka panjang. Inflasi adalah istilah yang menyebabkan penurunan nilai uang nyata yang anda miliki. Jika saat ini anda mendepositokan uang yang cukup untuk membeli satu buah mobil jenis X, belum tentu di akhir masa tenor uang tersebut cukup untuk membeli produk yang sama.

  1. Biaya Administrasi

Ada juga biaya administrasi yang harus ditanggung oleh anda sebagai deposan yang melakukan deposito. Jadi pelajari apa saja biaya administrasi yang harus anda tanggungjawabkan sebelum membuka deposito.

Itulah tadi penjelasan mengenai berbagai istilah-istilah deposito dan pengertiannya. Ternyata cukup banyak ya istilah yang masih asing untuk anda. Jadi pahami seluruh istilah dan pengertian di atas, sehingga anda dapat melakukan deposito dengan pemahaman yang tepat. Jangan sampai anda salah memahami berbagai istilah dan berakibat mengalami kerugian dalam investasi deposito yang anda lakukan!